Tuesday, November 27, 2007

Serunya Jurassic's World!

Awalnya curhat sama Fithrie, soal lapangan bermain anak yang makin sempit. Apalagi daerah tempat tinggal Alif yang perkantoran, susah banget bisa nemuin tempat main dengan teman seusianya yang aman dari godaan dan gangguan syetan yang terkutuk :D

Ternyata, di Kalibata Mall (Mall terdekat dari rumah), ada Jurassic's World. Maka, tancap gas lah ke sana, yang hanya memakan waktu 15 menit! (mungkin juga karna hari minggu yak...?).

Usai lunch di Mc.D yang kurang memuaskan (minyaknya buanyak amat sih Mac... emang lemet?) tapi alhamdulillah kenyang, maka Alif segera 'digiring' ke lokasi si Dino. Dan Alif bengong. ?!?!?!
Apaan nih ... mungkin itu pikirannya. Namun begitu melihat ada beraneka mobil-mobil mini berseliweran, Alif langsung semangat! "Ummi, mau ana..." (translate: ummi, mau ke sana) sambil menunjuk 'kandangnya' Dino. Oh, jadi ini ya, si Dino's World?

Begitu bayar 20.000 rupiah (murahnyaaaaaaaaaaaa............) Alif langsung dikasih 'gelang' tanda masuk ke JW. Jangan salah ya, 20.000 itu termasuk ayah-umminya boleh masuk lho.........!!! Asyik, bisa ikut mandi bola!! Waa... Belum lagi niy, 20 ribu-nya bisa buat main sampe puas, sampe ngantuk, sampe capekk (walaupun tertulis di pintu masuk : 20.000/jam)!! Murah kan? Apalagi kalo dibandingin sama Gymboree-nya Cilandak Town Square (30 ribu per jam, dengan mainan yang sangat terbatas).

Masuklah Alif (yang dah ga sabar), ayah dan ummi. Apa aja item permainannya ya..... lets see....
- Kuda-kudaan (buat dienjot-enjot)
- Kolam Bola (lengkap dengan tangga kayu dan prosotan mini)
- Jumping Area (Balon dengan ikon si Belalai Panjang)
- Trampolin
- Sepeda, motor, mobil (yang semuanya mini-mini)
- Ayunan
- Aneka Puzzle dan Lego
- Mobil dan area prosotan (anak bisa naik mobil beroda, di atas jalur khusus bergelombang dan mirip prosotan. Ati2 nih... buat 3 tahun aja)

Secara umum, area ini asyik banget buat anak2 main bareng (apalagi murah meriah). Apalagi secara lokasi, berada di sekitar tempat2 makan-nya KaMall (ada Hokben, ada Rice Bowls, ada KFC). Jadiii... kalo yang jagain laper, bisa sambil makan, sambil ngawasin anak2. Asyik kan...?

Di JW, anak2 bisa nyoba aneka mainan untuk merangsang kepekaan dan daya motoriknya. Di sana mereka juga bisa bersosialisasi, tergantung bagaimana si anak dan teman bermainnya masing-masing. Alif pun asyik bereksplorasi dari setengah 3 sampai jam 5 sore! (jelas-jelas) 1 jam lebih! Udah gitu, masih nggak mau pulang pula! Intinya, secara umum tempat ini asyik banget. Seru! Rame! Dan cukup bisa direkomendasikan.

Sayangnya ...
- Makanan boleh dibawa masuk (asyik sih sebenernya). Maka kebersihan bisa jadi taruhan. Ada beberapa makanan yang tercecer, atau resiko minuman tumpah dll.

- Tidak adanya peraturan atau tata tertib sama sekali di tempat ini (selain bayar bea masuk 20 ribu per anak dan melepas alas kaki saat masuk ke arena). Gaduh, riuh rendah. Benar-benar 'hanya' untuk bermain. Tidak ada guru apalagi modul (beda banget dengan class-nya Gymboree).

- Memang menyenangkan jika pendamping anak boleh ikut masuk area, tapi apa nggak sebaiknya dibatasi ya? Masa ada seorang anak diantar oleh 4 orang dewasa? Kan menuh-menuhin tempat. Udah gitu, mereka duduk-duduk di item yang harusnya hanya layak dipakai oleh anak-anak (misal : kursi kecil untuk menggambar. Trus ada juga bapak-bapak yang duduk di jumping area sambil telpon-telponan, sampai-sampai di wilayah yang diduduki tsb cekong dalem bgt. Namanya juga berat orang dewasa. Anak-anak yang ada di area ini jadi gampang melorot ke wilayah tsb.) Dll.

(kok catatan ga enaknya banyak bgt ya? hehehe...)

But so far, ini bisa jadi alternatif buat mom semua, yang punya anak dengan kisaran usia 1-5 tahun. Apalagi dengan kondisi di Jakarta saat ini. Untuk yang bertempat tinggal di Kalibata, Buncit, Pasar Minggu, Rawajati dan sekitarnya, kemacetan bukan lagi hal yang perlu dirisaukan (karena mall-nya di daerah Kalibata).

Oya, di area ini juga disediakan terapi pijat (pakai alat elektrik, yang diletakkan di telapak kaki), dengan biaya hanya 10.000 per 20 menit. Ini untuk orang dewasa ya.... Lumayan sambil nungguin anak main.

Kalau ada yang berniat ke sana, call me ya, kita janjian! Hehehe...

Note : tempatnya hampir nggak nyambung sama namanya 'Jurassic's World'

Monday, November 26, 2007

Kreasi Perselingkuhan (Saya)

Saya tidak menyangka, bahwa saya akan mampu berselingkuh.

Suatu malam, di malam itu... sudah larut ... hening ... lelap dalam dekapan malam ...
Saya merasa bahagia, ketika seseorang itu, lelaki berwajah sangat tampan, berbincang dengan saya. Mesra. Dan saya merasa nyaman. Ada perasaan luar biasa.

Senyum. Dia tersenyum sambil mengucapkan kata yang menggetarkan hati "Sayang..." (sepertinya saya pernah mendengar kata dengan nada seperti itu...?). Lelaki itu tersenyum lagi dan mengucapkan kata demi kata lagi (dan sungguh, saya lupa dia ngomong apa ya..? Tampan. Dan dia masih sangat tampan. Dia bukan orang pribumi, walau berbahasa Indonesia juga. Dia lelaki bule. Ya, saya yakin itu. Rambut pirangnya, mata coklat terang ... dan kulit khas bule ... Tampan sekali. Teduh, dan menyamankan. Juga membahagiakan.

Di awal Subuh, saya terjaga. Dan segera menyadari, bahwa baru saja saya bermimpi. Saya pun segera menyadari pula, 'lelaki indah' dalam mimpi tadi, bukanlah sang pangeran (My Prince, My Beloved Husband ---satu-satunya pangeran saya---).

"Abang...saya berselingkuh". Disambutnya dengan senyum. Saya resah.

Di ujung sore, pangeran saya datang menghampiri dan dengan tatapan teduhnya, mengajak saya bicara. Nada yang menenangkan, menyenangkan, juga menyamankan. Persis seperti dalam mimpi saya semalam. Mesra. Dan dia membawa kabar.

--- Saya mendapat 'hadiah' dari seorang lelaki berkebangsaan Perancis!! Pemberian yang akan sangat berarti untuk hidup saya (semoga Allah melapangkan urusan-nya). Sangat-sangat berarti ---

Kabar gembira, untuk saya, suami, dan tentu, anak-anak akan merasakannya pula. Sesuatu yang sangat berarti. Hadiah yang 'besar' dan sangat berarti. Sekali lagi : sangat berarti.

Ada tangis haru dalam biru hati saya. Ada kecerahan di wajah pangeran saya. Secerah senyum Alif dan Afra para buah hati penghias surga.

'Perselingkuhan' saya, senyatanya, adalah ukiran kreasi dari ungkapan suami, dan datangnya 'hadiah yang berarti' dari seseorang nun jauh di sana, di negeri kiblat mode dunia.

Thanks Lot Mr. Delomenie.. (hanya Allah yang bisa Membalasnya). Alhamdulillah, atas segala karunia ini.

--- Saat itu akan tiba. Dan perjuangan baru akan dimulai kembali ---

(kejadian di awal november)

Insiden


Rada deg-degan saat menuliskan catatan kali ini. Pilu. Rasanya luka di hati saya belum mengering.

Kemarin Sabtu (24/11) Afra, si putri cantik, terjatuh dari baby tafel-nya. Shock. Jantung rasanya berhenti berdetak, nadi tak berdenyut, pikiran hampa kosong sejenak oleh adrenalin yang tiba-tiba meluap.

Afra terjatuh, kala si Baby Sitter yang diberi tugas menjaganya, meletakan Afra dari gendongan ke atas meja bayi, dan nyambi melakukan sesuatu. Sekali saja hentakan kaki Afra, maka melorotlah Afra bersama kasur mandinya. Namun Afra menyentuh lantai lebih dulu tanpa kasurnya.

Rabbi... Saya tak bisa berkata sambil segera mengambil alih Afra dari tangan si Baby Sitter. Saya tidak tahu harus berbuat apa, selain menegur sang BS. Menegur. Ya, menegur dengan lebih tegas. Saya tidak bisa lebih keras daripada teguran yang saat itu sanggup saya lakukan. Apapun, ya apapaun yang terjadi pada Afra, tentu kesalahan saya. Kelenaan saya. Keteledoran ibunya.

Maka ketika seorang teman bertanya, apakah si BS tidak dipecat? Tidak, jawab saya. Hanya akan menambah masalah baru. Apakah saya memarahinya? Tidak, jawab saya. Karena marah sama sekali tidak akan membuat Afra tidak jadi jatuh. Ya, inilah konsekuensi jika mempekerjakan orang lain untuk menjadi asisten kita dalam melakukan tanggung jawab. Tidak ada jaminan, keteledoran semacam ini tidak bakal terjadi, pun oleh orang tuanya sendiri. Saya rasa cukup kejadian yang pertama tersebut menjadi shock theraphy bagi semua orang dewasa di rumah cinta.

Afra, maafkan ummi ya...

Dan Afra pun mengalami trauma. Jangankan bermain air saat masuk dalam ember mandinya. Saat persiapan mandi saja, sudah menerbitkan traumanya. Afra menangis! Afra ketakutan saat mandi. Dan Afra pun langsung mengejang takut, saat diletakkan sendirian di atas box bayinya, di strollernya, apalagi di atas baby tafelnya. Segala gunjangan walau ringan, segala kesendirian di atas bidang datar (terutama baby tafelnya), segala rupa aktivitas mandi, segala rupa di ruangan insiden itu ... semua membuat Afra gugup. Si cantik yang murah senyum itu dalam sekejab menjadi bayi paranoid. Afra trauma! Saya menangis dalam hati.

Afra harus kembali! Dan semua anggota keluarga Rumah Cinta pun bersama, untuk menyembuhkan luka trauma Afra. Ayah, Alif... tentu saja ummi, (si BS tak mau kalah juga), (tante pas ke semarang) semua rela meninggalkan aktivitasnya sementara, untuk menemani si cantik mandi. Pagi tadi, Afra tak lagi menangis saat mandi. Walau badannya masih menegang saat masuk ke ember mandi, namun senyumnya sempat disunggingkan walau segaris. Ah, Afra...

Afra pun sudah mulai mau duduk kembali di stroller nya untuk makan. Sudah mau lagi, untuk sejenak ditinggal berwudhu, makan, dan lainnya oleh orang yang menjaganya. Perlahan Afra kembali. Semoga kian sembuh dari traumanya. Kembalilah Afra... Kami sudah cukup 'ingat' atas keteledoran kami. Harusnya tak perlu sampai kamu jatuh untuk mengingatkan kami Nak..

Afra ... kembalilah sayang ...

Thursday, November 22, 2007

Eksistensi Sebuah Pilihan-2


"Aku pengen kaya kamu, jadi full mom. Ga usah kerja dan ninggalin anak"
sebuah 'IM' masuk di Yahoo Massanger saya.

saya jawab dengan " :D " (nyengir)
Tapi dalam hati tersenyum. Lha wong semalam saya baru curhat sama suami, "Bang...aku lagi jenuh nih..." Dan sempat ngebatin, mungkin asyik kali ya, kalau balik kerja lagi. Ga bosen, tiap hari ketemu sesuatu yang beda.

Sorenya, 'IM' yang lain masuk. "Lagi jenuh nih.. Di rumah aja, bosen" (sori mbakyu, chating kita kucatut). dari seorang ibu muda cantik, yang kebetulan full mom full home.
Jawaban saya pun sama dengan yang tadi : nyengir. Soalnya, saya sempat ngebatin juga sebelumnya, si ibu yang satu ini enak juga. Kocek suaminya lumayan (sok tau ya), putrinya cantik, lucu, rumahnya dekat sama mertua (bisa buat mampir2), ada pembantu, punya mobil dan bisa jalan2 kemana aja, punya kesibukan bisnis jual-jual (jual apa aja tho mbak?), di rumahnya ada kolam ikan (ikannya kan bisa diajakin curhat), di rumahnya banyak taneman (ada yang bisa disiram-siram), dll.

Ya gitu deh.. dah ada kesimpulannya.
1st. Bahwa rumput tetangga sering terlihat lebih hijau. Enak ya si dia (padahal dia-nya lagi ngiri sama kita). Beruntung ya si dia (padahal si dia-nya ngerasa dapat ujian berat dari Allah). Dll.

2nd. Bosan bisa menjangkiti siapa saja. Orang yang kelihatan paling enak sekalipun. Artis, presiden, anggota DPR, supir bis, pemulung, dosen, dan banyak lagi. Mau yang kerja, nganggur, iseng, atau apalah, semua pasti bisa kena bosan, jenuh.

3th. Bosan adalah musuh bersama. Bosan harus diperangi bersama-sama. Tapi bosan juga sahabat lama, yang sesekali datang berkunjung. Sekadar menyentil dan mengingatkan kita, bahwa banyak hal yang perlu kita cermati. Membantu kita jadi lebih kreatif dan inovatif.

4th. Bosan bisa muncul karena kita terlalu banyak maunya. Sudah punya ini itu, tapi negarasa kurang, bakalan lebih enak kalau ada ina-ini ita-itu juga. Kita jadi banyak maunya, karena kita (maksudnya : saya) kurang bersyukur. So, mari perbanyak bersyukur ... (terlalu banyak yang bisa disyukuri tapi kita (maksudnya : saya) lebih banyak alpa).

5th. Nggak usah terlalu senewen dengan bosan. Dia makin ge-er jika makin diperhatikan. Selama kita tetap fokus pada apa yang sebaiknya dilakukan (tidak usah dulu berpikir soal : seharusnya), konsisten, on the right way.. keep on cool... secara tidak sadar, si bosan pasti juga pergi tanpa pamit (datang tak dijemput pulang nggak pamitan). Inilah saatnya eksistensi sebuah pilihan diuji! (mau tetap kerja, mau tetap di rumah, mau nganggur, mau iseng atau apa aja).

Saya juga heran, kenapa saya bisa bosan? Padahal ada kerjaan baru yang bisa mendatangkan uang (pesanan bikin buku) -soal 'uang' kan pasti menyenangkan. hehe .. Afra sudah makin besar, makin lucu. Apalagi Alif yang sudah makin pintar. Banyak film2 download baru yang belum ditonton. Wow! Ramai hati saya! Ramai rumah tinggal ini! Seramai House of Love!

So, mari kita bersama melawan kebosanan!!

Alif, Afra, Abang juga, maaf ya kalo sempat rada senewen ... abis jenuh sih ... hihihi...

Wednesday, November 21, 2007

ANNIVERSARY ... (selalu dan makin cinta)

19 dan 20 November ...

Berartinya kedua hari itu (tepatnya di tahun 2004). Kemarin saya mengenangnya kembali, kisah 3 tahun lalu. Masih hangat, masih segar dan masih harum.
Pernikahan, yang kata saudara2, buat saya itu adalah sebuah 'Pernikahan Dini'. Perkenalan singkat, lalu berlanjut pada sebuah ikatan janji, yang biasanya terjadi setelah berbulan-bulan memadu kasih (halah...:p).

Bagi saya pernikahan adalah awal. Awal yang penuh tantangan, perjuangan, kesabaran, dan juga dedikasi. Dedikasi pada komitmen. Dan bagi saya, pernikahan 'hanyalah' sebuah kepastian. Maka jangan pernah percaya pada janji pernikahan tanpa kepastian! Dan suami saya (kala itu masih jadi calon), bukan menawarkan sebuah janji 'sehidup semati', melainkan kepastian untuk hidup saling mendampingi di jalan-Nya. Proses yang singkat, bahkan hanya sebatas saling mengenal bahwa : kami sama-sama orang baik yang menjalankan sholat wajib! hehe.. Kala itu pun suami tidak tahu, betapa saya adalah 'pejantan tangguh' yang wara wiri dengan segala sepak terjang yang ngawur di hutan rimba (bagaimana bisa tahu, kalau kami berbeda rimba?). Di sini lah poinnya. Segala mahar yang ada hanyalah : kepastian yang natural, sesuatu yang alami, bahkan polesan luarnya pun tak tampak, kecuali : kami percaya satu iman. Bahkan, suami saya tidak tahu kalau sebenarnya saya ini cantik, dan saya pun tidak tahu, bahwa sebenarnya pangeran saya itu tidak terlalu tampan (sory bang, becanda :D)

Maka dengan segala kejut terekspresi kala saya menemukan piala, piagam dan penghargaan yang disimpannya hingga berdebu. Pula, ketika sang suami mengetahui, bagaimana aktivitas saya sebelum mendampinginya di hari kemudian. Semuanya kami ketahui saat sama-sama masuk untuk pertama kalinya ke kamar masing-masing. Dan saya pun kian memahami, mengapa Allah memberikannya untuk saya. Karena segala keindahan pribadi dan perilakunya sangat cocok (baca : mengimbangi) untuk saya! Hehehe..

Dengan kepastian, maka segala ketidakpastian akan 'teratasi'. Walo sekedar catatan pribadi, namun saya tak pernah ragu untuk berbagi dengan rekan, teman dan saudara misalnya, soal hal ini. Karena saya mengalaminya, saya menjalani sebuah kepastian yang menuntun perjalanan ini menuju 'kepastian abadi' semoga. Kepastian untuk menjadi makin 'besar', makin 'tinggi' dan makin 'bersujud'.

HAPPY ANNIVERSARY ya Bang.. (selalu dan selamanya, untuk cinta dari dan padamu). Terima kasih atas perjalanan ini ya..

note (khusus buat abang : dulu aku selalu berpikir, bahwa pasanganku kelak adalah orang yang sangat baik, yang sabar, yang lembut, dan lain2. Coz yang namanya pasangan, adalah mengisi kekurangan belahan hatinya. Dan apa yang kaumiliki Bang, melengkapi apa yang tak kumiliki! Hingga sekarang, aku bisa jadi orang baik, sabar, lembut dan ... hehehe...)

Buah 3 tahun : Alif dan Afra (mmmuahh...)